Cari Blog Ini

Selasa, 23 Juni 2015

Perawatan Cendet Mabung/Moulting/Ganti Bulu by CMS Group Solo

PERAWATAN CENDET MABUNG/MOULTING/GANTI BULU


Pra mabung ditandai dengan bulu-bulu mulai kusam dan terkadang burung mulai berkurang gacornya. Jadi jangan kaget kalau tiba-tiba cendet jadi jarang ngoceh dan kelihatan lesu untuk bernyanyi.

Mabung tahap pertama 
Ditandai dengan bulu-bulu halus dikepala mulai rontok, disusul bulu besar di sayap lalu ekor. Kalau sudah kelihatan bulu halus jatuh di lantai sangkar, perawatannya yaitu :

  1. Stop jemur dan mandi karena burung mulai merasasudah enak dan nyaman lagi badannya
  2. Naikkan porsi EF (Extra Fooding), karena mabung membutuhkan banyak energi, protein, mineral dan kalsium yang berlipat. Jadi tambah porsi jangkrik, UH (standart 10 pagi, usahakan yang warna putih), kalau perlu kasih vitamin dan mineral tetes. Untuk asupan kalsium, bisa diberikan anakan ikan lele, ini berguna untuk memperkuat bulu baru supaya tidak gampang patah/rusak
  3. Full krodong dan isolasi ditempat sepi (pisahkan posisi gantang dari burung lain). Burung mabung butuh ketenangan, jadi jangan sampai terganggu
  4. Kalau masih dalam posisi mabung/jatuh bulu jangan dimasteri dulu, baik dengan suara mp3 ataupun ditempel burung guru vokal
  5. Jaga kebersihan kandang. Ada 2 pendapat soal kotoran/telek. Yang pertama mengatakan kalau kotoran jangan dibersihkan karena uap kotoran mengandung panas yang mempercepat jatuh bulu. Pendapat yg ke 2 mengatakan sebaliknya, yaitu harus setiap hari dibersihkan agar burung sehat. Dalam kasus ini teman-teman CMS Solo mengambil tengah-tengahnya yaitu dibersihkan 3 hari sekali. Kalau kotoran itu dibiarkan justru itu tidak sehat buat paru-paru burung, tapi kalau setiap hari dibersihkan, burung juga jadi tidak tenang dan jatuh bulu jadi semakin lama 


 Foto cendet mabung




Mabung tahap kedua atau fase tumbuh bulu baru.
  1. Setelah ekor lama dijatuhkan, di lantai sangkar akan kelihatan semacam bubuk putih, ini tanda kalau bulu baru mulai tumbuh. Inilah saat yang paling tepat buat mastering baik pakai mp3 player ato ditempel burung guru vokal
  2. Burung mulai dimandikan dengan semprot lembut tetapi jangan dijemur dulu
  3. Masih full krodong sampai bulunya sempurna, genap dan utuh seperti semula
  4. Masa bulu muda idealnya jangan diadu/digantang dulu supaya akar bulu kuat karena pada beberapa kasus, burung brodol lagi setelah coba diadu saat paling tepat untuk diadu adalah 2 bulan sejak masa tumbuh bulu

Video cendet mabung berjalan 6 hari milik Om Aray BP CMS Group Solo




Sementara ini dulu yang bisa saya tulis mengenai cendet mabung dari pengalaman para anggota CMS Group Solo, sambil berjalan nanti bisa dilengkapi kekurangannya.

Salam Toet-Toet.........



Download suara masteran burung cendet :
Download Suara Masteran1
Download Suara Masteran2
 



Tentang Burung Cendet

Artikel pertama saya neh,jadi maaf kalo masih agak blepotan cara penulisan n bahasanya.
Disini saya akan cerita n sharing mengenai Burung Cendet.

Burung Cendet. Banyak juga orang yang mengatakan Centet/Pentet/Plentet dll. Termasuk kategori burung predator dan karnivora yaitu pemangsa yang agresif dan termasuk burung petengger. Walaupun begitu burung ini memiliki suara bervariasi yang baik, yaitu bisa menirukan suara burung lain. Dialam liar burung cendet menggunakan suara "palsu" burung lain untuk menarik perhatian burung yang suaranya dipalsukan burung cendet tersebut,karena dengan cara inilah burung cendet berburu mangsanya. Tetapi selain memangsa burung lain, burung cendet juga biasa memangsa serangga seperti jangkrik dan belalang, katak kecil dll.







Penyebaran burung cendet ternyata sangat luas di dunia. Mulai dari Eropa, Asia, Amerika Utara, Inggris, Afrika Timur dan yang pasti Indonesia yang masuk kawasan Asia Tenggara. Menurut informasi dan pengalaman dari teman-teman kicau penghobi burung cendet, habitat asli burung ini di hutan dan membuat sarangnya berada di pepohonan yang tinggi. Tetapi ada juga yang bersarang dipohon yang tidak terlalu tinggi, yaitu di pohon cengkeh seperti yang pernah dikatakan teman saya yang tinggal di daerah Boyolali, Jawa Tengah. Berbeda dengan pengalaman teman saya yang tinggal di Ngawi, Jawa Timur. Burung cendet justru membuat sarang hanya di semak belukar yang tingginya mungkin hanya sekitar 2 meter tetapi berada jauh di dalam hutan. Mungkin berbeda daerah berbeda pula tempat tinggal dan sarang burung cendet ini. Karena memang kawasan hutan dan pepohonan yang tinggi tidak bisa jadi patokan utama burung cendet bersarang.

Karena bisa menirukan suara burung lain, burung ini akhirnya dijadikan burung kicau peliharaan bagi penghobi. Dulu sewaktu saya masih kecil sekitar tahun 1990-an, burung ini masih sangat mudah di jumpai di kebun belakang rumah, mungkin karena belum ada yang memburunya untuk dijadikan burung peliharaan. Tetapi akhir-akhir ini atau mungkin 15 tahun ke belakang sudah sangat susah sekali bahkan saya sudah tidak pernah menjumpai burung ini di kebun belakang rumah. Mungkin hanya sayup-sayup terdengar suara khas burung ini dari kejauhan dan itupun tidak setiap hari. Karena perburuan itu tadi yang menjadikan burung ini sudah langka dibeberapa daerah.


Contoh cendet milik Om Aray BP "CMS Group Solo"



Karakter alami burung cendet adalah galak/agresif ketika lapar, tipe fighter/petarung yang mempunyai teritorial disuatu daerah karena jika bertemu atau melihat burung sejenis lainnya semangat untuk bertempurnya langsung berkobar. Tetapi burung ini bisa menjadi jinak apabila memliharanya dari piyik/anakan.

Untuk para penghobi burung cendet, biasanya mereka lebih memilih burung jantan daripada betina dikarenakan lebih ke gaya bertarung dan semangat fighternya. Walaupun memang burung betina juga bisa tetapi kalah unggul dibanding burung jantan.Untuk para penghobi cendet termasuk saya, memilih bakalan/anakan cendet tidak terlalu susah bagi yang cukup pengalaman.
Yaitu :
  1. Pilih yang mempunyai alis mata berwarna hitam pekat di bagian kanan dan kiri dan alis tersebut menyambung diatas paruhnya alias tidak putus
  2. Kepala cenderung ceper membentuk huruf V ke depan
  3. Terdapat beberapa helai sayap berwarna putih bersih di kanan dan kiri
  4. Bulu ekor berwarna hitam
 Contoh bakalan/anakan cendet jantan asal Madura milik Cak AMM "CMS Group Solo"






Saya dan teman-teman kicau lain biasanya menggunakan patokan itu tadi untuk memilih anakan cendet yang akan dirawat walaupun tidak dipungkiri ada hal lain yang biasanya diperhatikan dalam memilih anakan cendet. Biasanya mencakup masalah paruhnya yang harus tebal dan panjang, hidung yang tembus kanan kiri, postur besar dan tegap dan pergerakan yang lincah.

OK sementara itu dulu saya menulis tentang Burung Cendet. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.
Bagi yang ingin sharing ilmu atau pengalaman monggo, saya menerima kritik ataupun saran dari rekan-rekan kicau mania.

Salam Toet-Toet.....................


Download suara masteran burung cendet :
Download Suara Masteran1
Download Suara Masteran2